Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kakanwil Dan Angkasa Pura Serta Bea Cukai Dalam Rangka Cek Kesiapan Xray di Asrama Haji Untuk Kepulangan Jemaah Haji

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T15:18:24Z


TegasSumbar,Padang - Jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) I Debarkasi Padang dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Rabu (3/6/2026). Kloter perdana tersebut beranggotakan jemaah asal Kota Padang dan direncanakan akan disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Asrama Haji Embarkasi Padang.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan bahwa secara nasional kepulangan jemaah haji Indonesia telah dimulai sejak 1 Juni 2026. Namun, untuk Debarkasi Padang, kedatangan perdana baru berlangsung pada 3 Juni.


Menurutnya, jemaah Kloter I dijadwalkan bertolak dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Pesawat diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 18.00 WIB.


"Kloter pertama Debarkasi Padang dijadwalkan tiba pada 3 Juni. Jemaah berangkat dari Jeddah pagi hari dan diperkirakan tiba di Sumatera Barat pada sore hari," ujar Rifki, Senin (1/6/2026).


Setelah tiba di bandara, para jemaah akan langsung diarahkan menuju armada bus yang telah disiapkan panitia untuk menuju Asrama Haji Embarkasi Padang. Sebanyak 10 unit bus disediakan guna mendukung kelancaran proses pemulangan.


Rifki menjelaskan, pelayanan keimigrasian akan dilakukan di dalam bus selama perjalanan menuju asrama. Sistem tersebut diterapkan untuk mempercepat proses debarkasi sehingga jemaah dapat segera beristirahat dan berkumpul dengan keluarga.


Selain itu, pengawasan kesehatan terhadap jemaah juga menjadi perhatian utama. Di Asrama Haji, seluruh jemaah akan menjalani pemantauan suhu tubuh menggunakan perangkat pendeteksi yang terhubung dengan kamera CCTV.


Apabila ditemukan jemaah dengan suhu tubuh melebihi 38 derajat Celsius, petugas dari Balai Kekarantinaan Kesehatan akan segera melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.


"Seluruh jemaah akan dipantau melalui sistem pemantauan suhu tubuh. Jika ada yang terdeteksi mengalami suhu tinggi, maka akan dilakukan tindak lanjut oleh petugas kesehatan," kata Rifki.


Untuk kepulangan Kloter I, panitia telah menyiapkan sebanyak 393 kursi. Meski demikian, jumlah pasti jemaah yang akan tiba masih menunggu data terbaru dari Arab Saudi, mengingat adanya kemungkinan perubahan akibat kondisi kesehatan jemaah maupun perpindahan penerbangan melalui skema tanazul kloter.


Penyambutan resmi oleh Gubernur Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung setelah pelaksanaan salat Magrib di Asrama Haji Debarkasi Padang.

×
Berita Terbaru Update