Tegassumbar - Kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala menyampaikan terkait misteri tewasnya sekeluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, diduga kuat karena keracunan bahan Kimia yang kemungkinan sianida. Dugaan tersebut disampaikannya berdasarkan pemantauan ciri-ciri yang ditemukan pada jasad para korban.
"Berdasarkan pengamatan awal ini diduga keracunan, keracunannya jenis apa? Nampaknya kalo dilihat dari busa yang keluar dari mulut korban , kemudian tubuh melepuh, ini kemungkinan besar terkena kimia seperti sianida yang kemudian membuat tampilan tubuh seperti itu," tutur Adrianus dalam program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, pada Sabtu 3 Januari 2026.
Kendatipun demikian, Ia menegaskan bahwa dugaan tersebut belum bisa dipastikan. Menurutnya, penyebab pasti kematian tiga korban yang terdiri dari seorang ibu dan dua anak itu baru dapat diketahui setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
"Tapi untuk kepastiannya harus menunggu pemeriksaan laboratorium dulu," jelasnya.
Sebelumnya diketahui, tiga korban yang tinggal di satu unit rumah kontrakan wilayah Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ditemukan meninggal dengan kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam merah di bagian tubuh. AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara menyampaikan, ketiga korban terdiri dari seorang ibu berinisial S (50) dengan dua anaknya yakni perempuan berinisial AA (27), dan anak laki-laki berusia 13 tahun berinisial AA.
"Secara kasat mata memang terlihat ruam merahnya," jelas Seno pada Jum'at 2 Januari 2026. Saat ini, dokter forensik masih mendalaminya kasus tersebut. "Namun, penyebabnya apa atau sebanyak apa, karena apa, masih dalam pemeriksaan dari dokter forensik yang sedang menangani," ucapnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, selain tiga korban yang tewas, ada satu korban lainnya dinyatakan dalam kondisi kritis. Namun, mulutnya tidak berbusa seperti korban lainnya.

Posting Komentar