Sumbar Kuasai 80 Persen Pasar Gambir Dunia, Pemerintah Dorong Penghiliran dan Pengembangan

Tegassumbar - Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengirimkan satu kontainer gambir ke India pada Selasa mendatang. Budi Santoso selaku menteri perdagangan dan Gubernur Sumbar Mahyeldi dikatakan akan hadir langsung pada saat pelepasan ekspor tersebut.

Mahyeldi mengapresiasi keberlanjutan ekspor gambir tersebut. Ia menilai peningkatan  permintaan luar negeri menjadi sinyal pulihnya pasar global terhadap salah satu komoditas  unggulan sumbar.

"Ekspor ini sebagai bukti permintaan global semakin meningkat, semoga memberi peluang besar untuk pengembangan gambir ke depan," ungkap Mahyeldi di Padang pada 16 November  2025.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar, Novrial mencatat kesempatan ekspor gambir ini mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2024, ekspor mencapai13.482 ton dengan nilai Rp 574,7 miliar.  Naik dibandingkan  2023 yang hanya berjumlah 11.865 ton.

Menurut Novrial, peluang ekspor masih besar karena Sumbar memasok sekitar 80 persen kebutuhan gambir dunia. Ia berharap kehadiran Menteri Perdagangan dalam kegiatan pelepasan ekspor ini yang mempercepat  perluasan pasar dan penataan tata niaga gambir nasional.

"ini menjadi salah satu hal yang vital agar kita tidak bergantung  pada pasar India yang saat ini menjadi sentral ekspor gambir Indonesia," pungkasnya.

Ekspor yang akan dilakukan oleh PT. Salimbado Jaya Indonesia mendapat respon positif dari kalangan akademisi, salah satunya dari pakar pemasaran Universitas Putra Indonesia  YPTK, Dr. Vicky Brama Kumbara. Ia menilai ini menjadi peluang besar bagi pengusaha gambir Sumbar.(FA)

Labels: ,

Posting Komentar

[facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.